Tumis Udang Keciwis

D’Story :

Ada yg pernah liat keciwis? Keren… anda patut diacungin jempol, karena saya baru tau ada sayuran yg namanya keciwis pas pulang ke Bandung kemaren (ngomong-ngomong namanya lucu keciwis) kebetulan Nyokap masak tumis udang keciwis. Kurang tahu keciwis ini sebetulnya apa, yg jelas rasanya enak dan crunchy banget. Jadi berikut ini resep Tumis Udang Keciwis

Bahan:

  • 5-7 bonggol keciwis, potong-potong
  • 150 gr udang besar sedang, buang kulit dan kepala
  • 1 sdm minyak untuk menumis
  • 1 sdm margarin
  • 150 cc air
  • 2 bks maggi block

Bumbu:

  • 3 butir bawang merah, iris halus
  • 4 sg bawang putih, iris halus
  • 4 bh cabai merah besar, iris serong
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 1 lembar daun salam
  • 1 sdm kecap
  • gula & garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak dan margarin, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan cabai merah, jahe, daun salam, aduk rata.
  2. Masukkan udang, masak hingga udang berubah warna. Tambahkan air, maggi blocks, keciwis dan kecap ikan, aduk rata, tutup dan diamkan sebentar.
  3. Tambahkan gula dan garam secukupnya, setelah matang, angkat dan hidangkan.

Untuk 4 orang

Onion Ring

D’Story :

Tadinya pengen bikin tempe goreng, kudapan andalan buat nemenin nonton Kick Andy malam ini. Tapi pas mampir ke pasar beli tempe, liat bawang bombay yg montok-montok jd tergoda.

Kebetulan sdh lama banget punya niat pengen bikin Onion Ring ala fast food itu. Masa kudapan sesimple itu seporsinya dihargain segitu, ayoh… bikin sendiri pasti bisa. Garis besarnya sih ngerti, tapi biar pasti tanya om gugel dulu, dan setelah dipraktekkan walla… Onion Ring Crispy ala gw. Hmm yummy 😀

Bahan:

  • 2 bh bawang bombay, pilih yg ukuran sedang
  • minyak goreng
  • 1 sdt garam halus

Bumbu (aduk rata):

  • 1  sdt bawang putih bubuk
  • 1 sdt campuran thyme dan basil kering (aku td pake oregano, ngejar ijo-ijonya doang)
  • 1/2 sdt merica bubuk (sepertinya pakai lada hitam lebih nendang nih)
  • 1/4 sdt cabai merah bubuk

Adonan Tepung:

  • 95 gr tepung terigu
  • 30 gr tepung maizena
  • 1 sdt garam
  • 1 btr telur ayam, kocok lepas
  • 2 sdm minyak goreng
  • 185 ml ginger ale (aku pake air biasa)

Cara Membuat:

  1. Potong bawang bombay 1 cm, rendam pakai air es, diamkan selama 30 menit kemudian tiriskan.
  2. Campur tepung terigu, tepung maizena, bumbu halus dan garam hingga rata.
  3. Masukkan telur yg telah dikocok lepas, minyak sayur dan ginger ale. Aduk sampai rata, sisihkan.
  4. Panaskan minyak goreng, celupkan bawang bombay ke dalam adonan tepung dan goreng hingga warnanya keemasan. Angkat dan tiriskan.
  5. Taburi garam halus secukupnya, hidangkan dengan saos sambal.

Untuk 1  porsi (1 piring)

Muffin Cokelat

D’Story :

Entah ada angin apa sore ini @selebvi pingin belajar masak, katanya pengen jadi istri yg baik. Gw rasa tu anak sedang jatuh cinta ya… *mari kita cari tahu lebih lanjut*, maka pergilah dia berguru kepada @allunamaharani, putri solo sing ayu lan … *duh lupa terusannya* dari hasil bujuk rayu keluarlah resep andalan yaitu Ice Cream & Muffin Cokelat, yg terlihat yummy sekali sore hari ini *padahal dibikin jg belum*.

Ah… baru ingat sebentar lagi tgl 14 Februari, kenapa ice cream dan muffin coklat? Tentunya untuk spesial one. Dan dibawah ini resep Muffin Cokelatnya.

Bahan :

  • 1 1/4 gelas belimbing terigu
  • 3/4 gula kastor
  • 3 sdm coco powder
  • 2 sdt baking powder
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1/4 sdt serbuk vanili
  • 1 btr telur
  • 3/4 susu cair
  • 1/3 minyak goreng

Cara membuat :

  1. Panaskan kukusan, tutupnya beri serbet
  2. Campurkan bahan-bahan kering di satu wadah (terigu, gula, coco powder, baking powder, soda kue, vanili). Aduk rata manual.
  3. Campurkan bahan-bahan cair di wadah yang lain (telur, susu, minyak goreng). Aduk rata manual.
  4. Lalu campur bahan cair ke bahan-bahan kering, aduk asal sebentar saja.
  5. Masukkan ke dalam cetakan, jangan terlalu penuh, karena kue akan mengembang.
  6. Kukus selama 15 menit, tususk pakai lidi untuk melihat sudah matang apa belum.
  7. Siap dihidangkan.

Sumber : @allunamaharani

Sambal Ikan Cue

D’Story :

Sayur lodeh semalem masih ada, kemarin sengaja bikin banyak… kirain temen-temen mas Sidik mau makan di rumah. Eh taunya udah pada makan 😦 Jadi buat buka puasa hari ini tinggal nambahin lauknya aja, ikan cue cocok kali ya sama sayur lodeh. Tapi diapain ya… klo digoreng udah terlalu sering, pengennya sih ikan cue ini tampil lebih menarik.

Setelah browsing gw dapet resep Sambal Ikan Cue Tongkol (liat dari gambarnya… yummy nih dipaduin sama nasi hangat & sayur lodeh), tinggal ganti ikan tongkolnya dgn ikan cue… Sip deh 😀

Resep aslinya bisa diintip disini : Sambal Ikan Cue Tongkol

Bahan :

  • 8 bh ikan cue
  • 5 bh cabai merah, haluskan
  • 2 sg bawang putih, haluskan
  • 4 sg bawang putih, iris tipis
  • 3 sg bawang merah, iris tipis
  • ½ btr bawang Bombay, iris tipis
  • Daun bawang, potong-potong
  • Garam secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Goreng terlebih dahulu ikan cue sampai matang, sisihkan.
  2. Tumis bawang putih dan cabai merah yang sudah dihaluskan, kemudian masukkan irisan bawang putih, bawang merah, bawang bombay dan daun bawang.
  3. Tambahkan sedikit air kemudian masukkan ikan cue yang sudah digoreng, aduk-aduk sebentar kemudian tambahkan sedikit air lagi.
  4. Setelah bumbu meresap, angkat dan hidangkan.

Cah Baby Kailan

D’Story :

Niat semula mau buat cah baby kailan untuk makan sahur, tapi pas buka lemari es… baby kailan dan sawi hijau bercampur jadi satu, menyusut dan sama-sama keriting. Sulit membedakan mana yg baby kailan mana yg sawi hijau (ini gara-gara kami tinggal ke Bandung selama 3 hari). Pikir punya pikir… wong bentuknya hampir mirip ini (sama sekali ga keingetan klo dua macam sayuran itu mempunyai rasa yg berbeda) masak aja sekalian. Setelah matang, didiamkan dulu supaya hilang uap panasnya terus mau ambil fotonya untuk dipasang di blog, tapi ayahnya Nadine tiap lewat dapur nyomotin sesendok demi sesendok… enakkkkk katanya 😀 Ya sudahlah, sayur buat santap sahur tinggal separuh… mau difoto sudah tidak indah lagi, jadi monggo silahkan dicoba saja resepnya. Asli made in saya… jadi maafkan klo sedikit rada ngawur :-p

Bahan :

  • 3 ikat Baby Kailan, potong-potong
  • 5 btr bakso sapi, iris tipis
  • ½ btr bawang bombay, iris tipis
  • 3 sg bawang putih (saya pakai yg agak gede)
  • kecap asin secukupnya
  • gula, garam, penyedap masakan secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Iris tipis bawang putih dan bawang bombay
  2. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  3. Masukkan irisan bakso, tumis sebentar, tambahkan sedikit air.
  4. Bubuhkan garam, gula, penyedap masakan dan kecap asin secukupnya.
  5. Rasakan terlebih dahulu, bila sudah pas baru masukkan baby kailan.
  6. Tumis sebentar saja, supaya baby kailan tidak terlalu matang. Angkat dan hidangkan.

Cap Cay

D’Story :

Konon Cap Cay adalah sayur yang dimasak dari 10 jenis sayuran, karena Cap berarti 10 dan Cay artinya sayuran. Sayuran yang umum dipakai adalah  wortel, buncis, jagung muda, kembang kol, sawi putih, caisim, kapri, tomat, dll. Kadang juga ditambah jamur kuping dan jamur merang. Wah klo harus ngikut aturan bisa rugi nih bandar, so… gw bikin cap cay sesuai dengan isi kulkas aja yaitu buncis, wortel, bakso, sosis, telur dan tomat. Yang penting yummy dan gizi terpenuhi :-)

Bahan :

  • 1 buah wortel, iris tipis menyerong
  • 10 batang buncis, potong ± 2 cm
  • 4 batang sosis, bagi 3 kemudian belah 4
  • 10 buah bakso sapi, iris sesuai selera
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 1/2 buah tomat merah matang, potong sesuai selera
  • 4 siung bawang putih
  • 100 ml air
  • 1 sdm maizena, larutkan dengan 3 sdm air
  • 4 siung bawang merah, iris tipis kemudian goreng garing untuk taburan
  • merica secukupnya
  • garam secukupnya
  • gula secukupnya
  • 2 sdm minyak sayur untuk menumis

 

Cara membuat :

  1. Haluskan bawang putih, merica dan garam. Kemudian tumis hingga harum.
  2. Tambahkan air, masak hingga mendidih
  3. Masukkan wortel dan buncis, masak hingga setengah matang segera masukkan tomat, sosis, bakso dan telur kocok.
  4. Aduk terus sambil menambahkan garam dan gula pasir secukupnya.
  5. Setelah rasanya pas masukkan maizena yang sudah dilarutkan dan aduk dengan cepat.
  6. Angkat, taburi dengan bawang merah goreng dan siap disajikan

Tips & Trik :

  • Bila ingin rasanya lebih lezat bisa ditambahkan saus tiram.
  • Supaya sayuran sedap dipandang dan saat dimakan renyah, jangan terlalu lama memasaknya.
  • Hidangkan selagi panas, karena setelah dingin hidangan ini kurang membangkitkan selera.

Tumis Buncis Ikan Mackarel

D’Story :

Perut terasa lapar tapi hanya punya mackarel kalengan. dan sedikit buncis. Ga perlu khawatir, dengan sedikit otak-atik jadilah Tumis Buncis Ikan Mackarel. Dimakan pake nasi panas hmm… yummy 🙂

Bahan :

  • 1 kaleng ikan mackarel
  • 5 bh cabai rawit, biarkan utuh
  • 10 bh buncis, potong-potong ±  3 cm
  • 2 bh cabai merah besar, potong serong
  • 1 siung bawang putih, iris tipis-tipis
  • 5 siung bawang merah, iris tipis-tipis
  • 1 bh tomat, potong-potong
  • 1 bh jahe (secukupnya saja) dimemarkan
  • 1 ruas laos, dimemarkan
  • minyak goreng untuk menumis
  • garam dan gula pasir secukupnya

Cara membuat :

  1. Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum.
  2. Masukkan cabai rawit, irisan cabai merah besar, jahe dan lengkuas.
  3. Masukkan tomat, masak sampai layu.
  4. Masukkan ikan mackarel berikut airnya, masak sampai mendidih.
  5. Masukkan buncis, aduk pelan-pelan. Masak sebentar saja supaya buncis masih kriuk-kriuk saat dimakan.
  6. Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya, masak sampai kuah mengental.
  7. Siap dihidangkan.

Tips & Trik :

Ikan mackarel bisa juga diganti dengan ikan sarden, tapi klo gw lebih suka pakai ikan mackarel karena lebih gede dan yummy 😉