Cah Baby Kailan

D’Story :

Niat semula mau buat cah baby kailan untuk makan sahur, tapi pas buka lemari es… baby kailan dan sawi hijau bercampur jadi satu, menyusut dan sama-sama keriting. Sulit membedakan mana yg baby kailan mana yg sawi hijau (ini gara-gara kami tinggal ke Bandung selama 3 hari). Pikir punya pikir… wong bentuknya hampir mirip ini (sama sekali ga keingetan klo dua macam sayuran itu mempunyai rasa yg berbeda) masak aja sekalian. Setelah matang, didiamkan dulu supaya hilang uap panasnya terus mau ambil fotonya untuk dipasang di blog, tapi ayahnya Nadine tiap lewat dapur nyomotin sesendok demi sesendok… enakkkkk katanya 😀 Ya sudahlah, sayur buat santap sahur tinggal separuh… mau difoto sudah tidak indah lagi, jadi monggo silahkan dicoba saja resepnya. Asli made in saya… jadi maafkan klo sedikit rada ngawur :-p

Bahan :

  • 3 ikat Baby Kailan, potong-potong
  • 5 btr bakso sapi, iris tipis
  • ½ btr bawang bombay, iris tipis
  • 3 sg bawang putih (saya pakai yg agak gede)
  • kecap asin secukupnya
  • gula, garam, penyedap masakan secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  1. Iris tipis bawang putih dan bawang bombay
  2. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  3. Masukkan irisan bakso, tumis sebentar, tambahkan sedikit air.
  4. Bubuhkan garam, gula, penyedap masakan dan kecap asin secukupnya.
  5. Rasakan terlebih dahulu, bila sudah pas baru masukkan baby kailan.
  6. Tumis sebentar saja, supaya baby kailan tidak terlalu matang. Angkat dan hidangkan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s