Oseng – Oseng Pare

D’Story :

Coba Lagi! Ini adalah kali kedua gw masak oseng-oseng pare. Masakan gw yang pertama bisa dibilang gatot, karena parenya terasa pahit dan warnanya pucat jadi benar-benar tidak menarik. Tapi kali ini gw bertekat untuk tidak gagal lagi, masa sih cuma bikin oseng-oseng pare aja ga bisa. Walla usaha gw tidak sia-sia, gw dapet pujian dari suami tercinta… katanya enak, parenya segar dan ga terasa pahit.

Bahan :

  • 3 bh pare hijau ukuran sedang, belah dua, buang isinya lalu iris tipis-tipis
  • 2 btr telur, dikocok lepas
  • 1 sdm ebi (2 bungkus)
  • 5 butir bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih iris tipis
  • 5 bh cabe merah besar, iris serong tipis-tipis
  • 3 lbr daun salam
  • 2 cm lengkuas, iris tipis
  • Gula jawa, sisir halus
  • Gula pasir
  • Garam
  • Minyak

Cara Memasak :

  1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
  2. Masukkan cabe merah, ebi, daun salam dan lengkuas. Beri sedikit air supaya tidak gosong.
  3. Masukkan pare, masak hingga setengah matang lalu tambahkan gula jawa, gula pasir dan garam.
  4. Sesaat sebelum diangkat masukkan telur kocok, aduk-aduk sebentar lalu angkat.

Tips & Trik :

  1. Supaya pare tidak terasa pahit, cuci pare terlebih dahulu baru dibelah dua dan diiris tipis2. Taburi garam secukupnya, lalu remas-remas sampai pare lemas, diamkan +/- 15 menit. Lalu cuci pare sampai bersih, 2-3 kali.
  2. Supaya warna pare tidak pucat, masak sebentar saja dengan api besar. Suami gw lebih suka pare yang masih kriuk-kriuk lebih enak katanya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s